Perpustakaan FK-KMK UGM Perkuat Dukungan Pendidikan Klinik melalui Rotasi Koleksi di Rumah Sakit Jejaring

Klaten – Dalam upaya memastikan mahasiswa tetap memperoleh akses terhadap sumber informasi ilmiah selama menjalani pendidikan klinik, Perpustakaan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) terus melaksanakan program rotasi koleksi buku di rumah sakit jejaring. Kegiatan terbaru dilaksanakan di RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten pada Rabu (29/7) sebagai bagian dari komitmen perpustakaan dalam mendukung proses pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan.

Program rotasi koleksi merupakan layanan yang dilaksanakan secara berkala untuk menghadirkan bahan pustaka yang relevan dan mutakhir di rumah sakit jejaring. Melalui program ini, mahasiswa Program Profesi Dokter (coass), dokter residen, dosen, serta tenaga kesehatan dapat memperoleh akses yang lebih mudah terhadap referensi ilmiah tanpa harus datang ke perpustakaan fakultas.

Pada kegiatan tersebut, tim pustakawan Perpustakaan FK-KMK UGM melakukan rotasi koleksi buku sekaligus berdiskusi dengan pengelola rumah sakit mengenai pengembangan layanan perpustakaan jejaring. Selain memperbarui koleksi, pertemuan juga menjadi momentum untuk berbagi pengalaman serta membahas berbagai upaya peningkatan layanan informasi yang mendukung pembelajaran dan praktik klinik berbasis bukti (evidence-based practice).

Rombongan Perpustakaan FK-KMK UGM diterima oleh dr. Hernawati Endriani, MPH, selaku Manajer Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan, didampingi Agus Wahyudi, S.Kep., Ners., selaku Asisten Manajer Pendidikan. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Lina menyampaikan apresiasinya terhadap program rotasi koleksi yang telah berjalan selama ini. Menurutnya, pembaruan koleksi secara berkala sangat membantu Perpustakaan RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro dalam memenuhi kebutuhan informasi mahasiswa dan tenaga kesehatan. Ia juga menyampaikan bahwa rumah sakit terus berupaya meningkatkan kualitas layanan perpustakaan. Salah satu langkah yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan gedung perpustakaan baru dengan desain yang lebih representatif dan nyaman sebagai ruang belajar serta pusat pengembangan ilmu pengetahuan.

Selain rotasi koleksi, kedua institusi juga membahas berbagai peluang pengembangan perpustakaan jejaring, mulai dari pengelolaan koleksi, peningkatan layanan informasi, hingga penguatan kolaborasi dalam mendukung pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan. Diskusi ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Perpustakaan FK-KMK UGM dan perpustakaan rumah sakit pendidikan dalam menghadirkan layanan informasi yang berkualitas.

Koordinator Administrasi Perpustakaan FK-KMK UGM, Sukirno, SIP, M.A., menyampaikan bahwa rotasi koleksi merupakan salah satu strategi perpustakaan untuk memastikan layanan informasi tetap menjangkau mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan di luar kampus.

“Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat menyimpan koleksi, tetapi juga harus hadir di lokasi ketika pemustaka membutuhkan akses informasi. Melalui program rotasi koleksi di rumah sakit jejaring, kami berupaya memastikan mahasiswa tetap memperoleh referensi ilmiah yang mutakhir selama menjalani pendidikan klinik. Program ini juga menjadi wujud komitmen kami untuk terus memperkuat kolaborasi dengan rumah sakit jejaring dalam mendukung pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Kegiatan di RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten merupakan bagian dari rangkaian program rotasi koleksi yang dilaksanakan secara berkelanjutan oleh Perpustakaan FK-KMK UGM. Sebelumnya, pada 21 Juli 2026, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di RSUD Banyumas melalui pembaruan koleksi referensi kedokteran yang disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa Program Profesi Dokter dan dokter residen yang sedang menjalani pendidikan klinik.

Melalui program rotasi koleksi yang dilaksanakan secara rutin, Perpustakaan FK-KMK UGM terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis dalam mendukung proses pendidikan di rumah sakit jejaring. Ketersediaan sumber informasi yang relevan, mutakhir, dan mudah diakses diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran klinik sekaligus memperkuat budaya akademik berbasis bukti di lingkungan rumah sakit pendidikan.

 

Berita Terkait